Polsek Menganti Gresik, Serius Ungkap Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Kas RW.06 Bendil Sebesar 500 Juta

0
604

GRESIK. Kasus pengaduan tentang adanya dugaan penyalahgunaan Dana kas RW. 06 Dusun Bendil Desa Kepatihan Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik sebesar 500 juta selama 1.5 tahun yang menyeret Kasun Bendil yakni Sunardi terus bergulir. Surat aduan yang dilakukan ketua RW 06 Dusun Bendil yaitu Eko Nyoman Hermanto ke Polres Gresik tanggal 16 agustus 2016 lalu dilimpahkan oleh Polres Gresik dengan nomor B/282/VIII/2016/Reskrim tanggal 31 agustus 2016, ke Polsek Menganti dengan nomor B/194/IX/2016/Polsek.

Setelah Polsek Menganti mendapatkan surat limpahan dari Polres ter-tanggal (31/08/16). Polsek Menganti langsung melakukan penyelidikan tanggal (10/10/16), dan mengundang para pihak yang terkait untuk dilakukan pemeriksaan serta gelar perkara.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pemanggilan saksi, Polsek Menganti AKP Wavek Arifin melakukaan rapat terbuka yang dilaksanakan di kantor Desa Kepatihan, yang dihadiri oleh BPD, RT/RW seluruh Bendil, Muspika Menganti, Kades, Sekcam, tokoh masyarakat, dan pamong Desa Kepatihan kamis (03/11/16).

Ketua RW 06 Dusun Bendil, Herman mengatakan, rapat kemarin malam semua yang hadir sudah di seting oleh Kasun,” makanya saya sengaja tidak datang dalam rapat itu, karena saya yakin akan kalah dan tidak punya dukungan, dan hasil rapat kemarin malam hanya pak kapolsek mengintruksikan kepada pak lurah segera kumpulkan yang terkait didalamnya,” katanya saat ditemui di rumahnya.

Yang jelas masih ada kejanggalan dalam menangani kasus ini di polsek,” saya tetap lanjut ke polres untuk laporan lagi, karena saya tidak berhenti disini saja, saya akan terus memperjungkan hak warga,” sambungnya.

Kapolsek Menganti AKP Wavek Arifin didampingi kanit Reskrim Aiptu Agus mengatakan, untuk sementara ini masih dilakukan gelar perkara dan pemanggilan saksi.” Saya sudah berusaha untuk bekerja semaksimal mungkin dan melayani aduan masyarakat, kalau soal menaikan statusnya Sunardi menjadi tersangka saya belum memastikan, karena belum sampai arahan kesana,” katanya kemarin (04/11/16) saat ditemui di ruang kerjanya. (Jml/wld)

Facebook Comments