Kejar Setoran Sapto Jadi Korban

0
451

SURABAYA, Unit Reskrim Polsek Bubutan yang melakukan penangkapan terhadap tersangka Sapto Peristiawan Yudho Nugroho (20) warga Jl Babadan Rukun VI/1-A Surabaya, tanpa adanya barang bukti dan pada saat pengambialan Sapto (korban salah tangkap) dikeluarkannya dua surat perintah penangkapan (Spinkap) yang berbeda, oleh karena itu keluarga Sapto (korban salah tangkap)mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri Surabaya. Senin (10/10/2106).

Dalam persidangan yang digelar di ruang Tirta 2, kuasa hukum tersangka Bagus Teguh Santoso, mengatakan, Polsek Bubutan telah melakukan upaya paksa terhadap tersangka, dengan diterbitkannya dua surat perintah penangkapan (Prinkap) berbeda tanpa adanya surat perintah penyelidikan (Sprindik), dan telah melanggar peraturan Kapolri no14 tahun 2012 tentang prosedur penyelidikan serta peraturan KabareskrimNo 35 Tahun 2012 pasal 5 dan 6, terang Bagus dalam membacakan permohonannya.

Bagus membeberkan, bahwa kliennya telah dilakukan upaya paksa dan ditetapkan sebagai tersangka dengan disangkakan tiga pasal sekakigus yakni, Pasal 372 KUHP, 378 KUHP? tentang penipuan dan penggelapan serta pasal 368 KUHP tentang pemerasan, yang mana ancamannya diatas 5 tahun penjara, bebernya.

Seharusnya tersangka didampingi oleh Kuasa hukum dalam pemeriksaannya, karena ancaman hukumannya diatas 5 tahun, selain itu tersangka telah mengalami siksaan fisik yang dilakukan oleh penyidik dan ini telah melanggar hak asasi manusia (HAM)?, tambahnya.

Pemohon meminta keadilan dengan menuntut termohon (Polsek Bubutan) agar melepas tersangka dari rumah tahanan negara di Mapolsek Bubutan, memulihkan nama baik, meminta maaf secara terbuka didepan Media serta menghukum secara materi sebesar Rp 100 juta.

Sementara itu pihak termohon yang dihadiri oleh Kanit Reskrim Polsek Bubutan AKP Budi Waluyo, saat dikonfirmasi seusai sidang, enggan memberikan pernyataan dan langsung meninggalkan area Pengadilan negeri Surabaya.

Ketua Majelis Hakim Hariyanto, menunda sidang dan dilanjutkan Selasa (11/10/2016 ) yang digandakan dalam pembuktian dan keterangan saksi. (Bnd)

Facebook Comments