Keterangan Saksi Dalam Persidangn Di PN Menyelamatkan Terdakwa

0
276

GRESIK, Kasus dugaan pemalsuan surat selip gaji dengan membuat kartu kredit disalah satu bank yang dilakukan oleh terdakwa Agus Setiabudi dan juga sebagai  Ketua Pengurus Unit Kerja (PUK) di PT Titani yang berlokasi di Jl. Raya Driyorejo-Gresik, mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, kemarin (11/10/16). Dalam persidangan kedua ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Negeri Gresik, Pudin Saprudin, dan Junita mengagendakan keterangan saksi dari PT. Titani dan saksi juga sebagai pelapor. _dsc1621

Efendi, kuasa hukum terdakwa, dan juga kuasa hukum dari SP KEP mengatakan, apa yang disampaikan oleh saksi didalam persidangan ini, memang tidak semuanya benar.” Namun apa yang diterangkan oleh saksi dihadapan majelis itu ada yang menguatkan kita, yaitu pembuatan surat yang mana saksi tidak tahu siapa yang membuat, kapan yang membuat, dan dimana membuatnya,” ucapnya dihadapan wartawan saat selesai sidang.

Jadi pada intinya terdakwa ini masih belum bisa dibuktikan secara sah bersalah untuk menjeratnya.” Karena dalam keterangan saksi yang didatangkan oleh JPU, surat keterangan selip gaji itu bukan terdakwa yang membuat, jadi sementara inilah yang menjadi pedoman kita untuk sidang selanjutnya, bahwa terdakwa benar-benar tidak terbukti dan tidak membuat surat tersebut,” sambungnya.

Sementara Ketua DPD Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas (FSP KEP) MBU KSP Jawa Timur, Mansyah yang hadir di PN Gresik dan menyaksikan persidangan ini mengatakan, jangan sampai ada kriminalisasi terhadap buruh.” Jikala perusahaan mempunyai masalah dengan karyawannya, selesaikan secara internal. bila perlu di PHK saja. Tidak perlu dibawa ke Pengadilan seperti ini, apalagi kalau karyawannya sudah mengabdi bekerja lebih dari 10 tahun. Kita tidak menghendaki kejadian seperti ini,” ucapnya (11/10/2016).

Saya bersama pengurus lainnya sengaja datang ke PN Gresik untuk melihat secara langsung jalannya persidangan, mana yang benar dan mana yang salah.” Kita semua ke PN ingin melihat suara mereka yang bersangkutan didalam ruang sidang, bagaimana pembelaan dan tuntutannya agar kita tahu. Kita, mulai dari tingkat bawah hingga Jatim akan terus mengawal dan melihat hitam itu hitam, dan putih itu putih,” sambungnya.

Ketua DPD Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas (FSP KEP) MBU KSP Kabupaten Gresik, Sunandar mengatakan, semua pengurus dan anggota KEP sudah menyaksikan jalannya persidangan, dan mendengarkan apa yang diterangkan saksi.” Keluarga KEP ada satu masalah, adalah masalah kita semua, dan Agus (terdakwa) harus bebas dari perkara ini, dan kita semua setiap ada persidangan semuanya wajib mengawal, mendukung, dan memberikan dukungan moral terhadap Agus,” ucapnya dihadapan seluruh pengurus dan anggota.

Kita akan mengevaluasi KEP ini kedepan.” Dan saya minta kepada Agus selalu berpegang teguh pada pendirian yang benar, karena kebenaran itu akan selalu menang, dan kita semua siap menghadapi masalah apapun, dan kita harus taat pada organisasi ini,” sambungnya.

Nandar meninta kepada semua pengurus dan anggota, berbuatlah jujur terhadap masalah, dan jangan sampai keluarga KEP terjerat hukum.” Karena saya tidak mau organisasi ini dicampuri dengan tangan kotor. Maka dari itu dengan adanya persoalan ini, kita akan melatih diri mengevaluasi, dan harus meningkatkan produktivitas tinggi dan juga diimbangi dengan kesadaran,” imbuhnya. (Jml/wld)

Facebook Comments