Buruh Demo Di Depan Gedung Grahadi Nuntut Upah Naik 25 Persen

0
294

Surabaya, Ribuan buruh yang tergabung dalam FSPMI Jatim,melakukan aksi demo besar-besaran Di Depan Gedung Grahadi Surabaya(kamis,29/09/2016)

Mulai sejak pagi mereka tersebar di berapa titik berkumpul yakni; omah perjuangan brebek insdustri bundaran waru depan cito dan depan Kebun Binatang Surabaya(KBS).

Terhimpun Pantauan Media Brata Pos yang mengikuti gelombang aksi demo buruh ini menyebutkan, pertama kali datang ratusan buruh dari Konsultan Cabang FSPMI Surabaya kemudian menyusul Sidoarjo,Pasuruan,Probolinggo dan Gresik.

Lalu Lintas Di Depan Tunjungan Plaza Surabaya terlihat macet total dan juga masih tersisa gelombang buruh yang menuju pusat aksi.

“Cabut pp 78, Cabut UU Tax Ameaty, dan Naikkan Upah Umk Sebesar 650 ribu, Teriak Lantang Pujianto Selaku Ketua Aksi DPW FSPMI di Atas Mobil Komandonya.

Hingga Sampai Pukul 15.30 Wib, Unjuk Rasa masih Berlangsung Di Depan Gedung Grahadi Surabaya. kemudian Buruh yang Tergabung dalam FSPMI( Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia) tersebut melakukan Orasi secara bergantian dari masing- masing Perwakilan Buruh.

Namun Sementara, Aksi Demo Jatim yang Terpusat Di Depan Gedung Grahadi ini sendiri di ikuti dari beberapa Cabang FSPMI Di Daerah Yakni; Surabaya,Sidoarjo,Gresik,Mojokerto,Pasuruan, Dan Probolinggo.

Aksi Buruh tersebut di lakukan serentak di 20 Provinsi ialah; Jatim,Jabar,Banten,Jateng,Aceh,Sulawesi Barat,Sulawesi Utara dan Berbagai Daerah Lainnya, untuknya Khusus Di Jatim Berpusat Di Surabaya.

Koordinator FSPMI Surabaya Agus Supriyanto mengatakan, Aksi Buruh Kali ini membawa Tuntutan di antaranya; Cabut UU Tax Ameaty, Tolak PP 78/2015, Tolak Upah Murah dan Naikkan Umk 2017 Tahun Akan Datang Sebesar 650 Ribu.

“Kami Mohon Maaf Bagi Pengguna Jalan Apabila Sedikit Terganggu, Kami Berjuang Untuk Kesejahteraan Buruh Di Jawa Timur’, Jelasnya Agus di sela-sela berorasi di atas Mobil Komando.

Namun di tempat terpisah, Presiden FSPMI Jatim Said Iqbal Menjelaskan’, UU Tax Ameaty mencederai rasa Keadilan Oleh Kaum Buruh.

“Buruh taat Membayar Pajak, Tapi Pemerintah mengampuni para Pengemplang Pajak dari Korporasi Paparnya’, kepada awak media di jakarta. (fzi)

Facebook Comments