Kondisi Sekolah Kelas Jauh SMP 1 Banyuates Memprihatinkan

0
471

SAMPANG-BRATA POS. beginilah sisi gelap pendidikan di sampang utara yang selama ini jauh dari pengawasan dan kurangnya perhatian dari diknas pendidikan, yang sangat jauh perbedaannya dengan pendidikan yang ada di perkotaan. Salah satunya sekolah kelas jauh SMPN 1 BANYUATES yang terletak di dusun burdugen desa lar-lar kecamantan banyuates kabupaten sampang, membuat hati miris ketika melhat kondisi siswa dan sekolah kelas jauh, ketika siswa-siswa dan sekolah-sekolah di perkotaan di lengkapi dengan fasilitas yang super lengkap serta pengawasan dan perhatian dari diknas juga sangat baik berbanding terbalik dengan sekolah-sekolah yang ada di pedalaman. Ketika brata pos madura, tampa sengaja melintas di depan sekolah pada hari kamis (10/02) , maka berhenti sejenak dan melihat lebih dekat. Ketika menemui salah satu guru pembantu mursidi (21) yang sedang duduk di kursi sambil membaca buku, mengatakan ya beginilah kondisinya mas” walaupun keadaannya seperti ini saya tetap mengajar karena kasian sama adik-adik saya ini mas” karena saya putra daerah sini. mursidi melanjutkan bahwa saya hanya guru pembantu dan saya masih kuliah disalah satu universitas swasta di surabaya yang sekarang sudah semester 6, karena saya diminta sama kepala sekolah untuk membantu mengajar di sekolah kelas jauh ini mas”. Masih mursidi sebenarnya sekolah ini sudah di ajukan untuk menjadi sekolah tetap tetapi sampai saat ini tidak ada tindak lanjut, kalau kepala sekolah sini mas pak saiful bahri untuk lebih lengkapnya pean menemui beliau atau menghubungi,karena beliau ngecek kesininya 1 bulan sekali mas” ketika mencoba menghubungi melaui telpon seluler untuk bisa bertemu langsung tapi sayang Saiful bahri Spd. Kepala sekolah kelas jauh SMP 1 banyuates mengaku ada di surabaya dan mengatakan bahwa saya bukan kepala sekolahnya tapi guru yang pernah mengajar di sekolah tersebut mas” karena nama saya sama dengan kepala sekolah tetapi beda nama depan saja mas” sedangkan nama sekolahnya ahmad saiful bahri ujarnya”. Masih saiful bahri saya kasih penjelasan sedikit saja bahwa sekolah tersebut sudah di ajukan ke UPTD lpendidikan banyuates tapi tidak ada tindaklanjutnya sampai sekarang, gini ajha mas saya kasih nomer kepala sekolahnya agar beliau yang menjelaskannya. Tetapi sayang bapak saiful bahri tidak punya itikad baik dikarenakan nomer handpone kepala sekolah yang di janjikan mau di sms kan tidak kunjung di smskan. Di lokasi yang berbeda menurut sahidie (36) warga sekitar menyatakan sekolah tersebut sudah tidak layak di gunakan tempat pendidikan karena sudah kotor serta bangunan banyak yang rusak seperti, plafon banyak bolong,lantai banyak kelupas dan temboknya banyak yang rusak. Masih sahidie menjelaskan bahwa dalam hal perhatian pendidikan siswa untuk siswa masih jauh dari idealnya seperti halnya pendidikan di perkotaan, seperti jam belajarnya yang belum sesuai aturan karena selalu dipulangkan jam 10 sampai 11. Sahide melanjutkan lagie bahwa sekolah ini seperti sengaja tidak diperhatikan terutama kepala sekolahnya mas” karena kepala sekolahnya masuknya sebulan sekali mas” kasian siswanya ujarnya dengan tegas”.(iRul/idie)

Facebook Comments