Tidak Bisa Berenang Di Embung Tewas Tenggelam

376

PAMEKASAN-BRATA POS. Nekat berenang walau tidak memiliki kemampuan memadai, membawa petaka bagi Moh. Taufikurrohman (14), bocah asal Dusun Bejik, Desa Tentenan Barat, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan. Taufik tewas saat mandi di embung yang tak jauh dari rumahnya, Jumat (05/02/2016) siang sekitar pukul 14.45 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun Brata pos madura, korban bersama dengan beberapa rekannya berniat mandi disalah satu embung (penampungan air-red). Sewaktu asyik mandi, pertama kalinya korban sempat tenggelam. Namun, masih sempat diselamatkan temannya yang bernama Rudi.

Selanjutnya, korban berenang lagi dengan menggunakan pelepah pisang. Tak lama kemudian, tiba-tiba korban tenggelam. Melihat temannya hilang tenggelam di embung, rekan-rekan korban melarikan diri karena takut dan langsung berteriak minta tolong.

Teriakan beberapa bocah ini didengar oleh Hasim serta Juri, warga setempat yang kebetulan sedang berada tak jauh dari tempat korban tenggelam. Beberapa saat mereka berusaha mencari di sekitar lokasi, Setelah dilakukan pencarian akhirnya tubuh korban ditemukan dalam keadaan sudah menjadi mayat.

Saat ditemukan, jasad sudah tidak bernafas, denyut nadi berhenti, hematum/bengkak dikepala tidak ada, luka lecet tidak ada dan detak jantung tidak ada. Diperkirakan kekurangan oksigen/hipoxia dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas penganiayaan.

Kapolsek Larangan AKP Bambang H membenarkan adanya korban yang tewas tenggelam di embung tersebut. “Untuk saat ini jasad korban langsung dibawa kerumah duka karena pihak keluarga tidak mau diotopsi,” terangnya.(Hoirul/guteres)

Facebook Comments