TUKANG CUKUR RAMBUT NAIK HAJI

0
696

SURABAYA-BRATA POS. Kesuksesan adalah hak setiap orang, asalkan mau bekerja keras, tekun, ulet dan telaten dan juga sabar, maka kesuksesan akan dapat diraih. Kesuksesan tidak memandang latar belakang atau profesi. Seperti yang dilakoni oleh pria bernama lengkap H. Abdhul Madjid seorang tukang cukur rambut asal desa tolbuk kecamatan kelampis kabupaten Bangkalan dan sekarang menempati secuwil tanah yang ada di desa nggadung kecamatan Driyorejo kabupaten Gresik.

Awalmula H Abdhul Madjid menekuni profesi tukang cukur rambut yaitu dengan berangkat keujung pandang untuk belajar mencukur rambut pada seorang saudara yang tinggal di sana (ujung pandang).

Dari modal pinjem tetanggah untuk ongkos berangkat ke ujung pandang, setelah sampai di sana, tanpa di kasih teori langsung di suruh motong rambut dan hasilnya dapat marah dari orang yang di potong, dengan rasa bersalah dan malu memutuskan untuk kembali pulang kekampung akan tetapi tidak di sengajah ketemu teman dan kebetulan juga teman tersebut tukang cukur rambut dan di kasih ilmu cara mencukur rambut.

Dari sinilah semangat tumbuh kembali yang tadinya mengendor karena kegagalan,singkat cerita seorang Abdhul Madjid yang masa hidupnya tidak pernah mengenyam bangkuh sekolah sebab keluarganya berada di dalam lingkungan kemiskinan yang menyebabkan seorang Abdhul Madjid terpaksa putus sekolah karena ketiadaan biaya.

Berbekal sedikit ilmu dari teman yang bertemu dengan tidak sengajah, seorang Abdhul Madjid nekad memilih hidup mandiri dimana ia mulai membuka usaha sendiri yakni tukang pangkas rambut tahun 2003.

Ramainya pengunjung yang berdatangan ke tempat pangkas rambutnya, membuat penghasilannya sedikit membaik, ia pun sering menabung setiap bulannya, perlahan-lahan hasil tabungannya bertambah besar, dari hasil tabungannya, Abdhul Madjid memutuskan untuk naik haji, karena naik haji merupakan salah satu tujuhan hidupnya dan haji merupakan rukun islam yang ke lima.

Setelah menjadi dan meraih gelar haji bapak dua anak ini tetap rendah hati dan tidak pernah sombong dan haji Abdhul Madjid tidak akan meninggalkan profesinya sebagai tukang cukur.

Saya tetap tekuni profesi ini karena apapun bentuk profesinya kalau yang menjalani tidak tekun, tidak sabar, maka profesi itu tidak mungkin barokah akan tetapi bila kita tekun dan sabar rizki yang kita terima bisa di pastikan baroka,” pesanya. Maka dari itu tempat potong rambut saya, saya beri emblem potong rambut BAROKA,tambahnya.(Bnd)

Facebook Comments