Buruh Demo Lagi Meminta Kepastian

0
295

SURABAYA-BRATA POS, untuk kesekian kalinya Buruh Demo lagi di Kantor Gubernur Jawa Timur Rabu Tanggal 30-Desember-2015. Sebanyak 2000 Buruh menanti keputusan dari Disnaker Jatim Drs Sukardo Msi Kadisnaker Provinsi Jatim, yang kebetulan Pakde Karwo menunjuk Drs Sukardo Msi untuk menemui Buruh, karena Pakde Karwo ada pertemuan di Hotel Jawa Mariot.

Sunandar ketua KSPI jatim di sela-sela ribuan buruh saat di wawancara Wartawan yang sedang meliput mengatakan,”hari ini tujuan kami untuk minta upah sektoral, salah satunya sebagaimana buruh bisa merasakan kesejahteraan, karena tanpa upah sektoral UMK sangat minim kenaikannya. Untuk itu hari ini teman-teman di Lima Kota yaitu Surabaya Gresik Sidoarjo Mojokerto dan Pasuruan meminta kepada Pakde Karwo segera untuk menetapkan UMSK sesuai rekom dari Bupati masing-masing Kabupaten serta Walikota, ini yang menjadi harapan teman-teman buruh hari ini,”katanya.

Upah sektoral hari ini masih kata Sunandar meminta dari masing-masing Kota membawa Misi dari Forventasi minimal,”5 persen sampai 15 persen, yang paling tinggi Sidoarjo mengajukan 8 persen sampai 15 persen. Untuk Daerah yang lain Surabaya Gresik Mojokerto dan Pasuruan mengajukan mulai dari 5 persen sampai 10 persen. Kalau melihat dari tahapan proses itu kita sudah menyampaikan aspirasi kepada Bupati masing-masing Kabupaten, tentunya ini sesuai prosedur yang ada di Upah Sektoral. untuk itu ini sudah tidak ada alasan lagi untuk di tolak, karena mekanesmenya sudah kita lakukan, dan sektoral itu memang yang di ajukan adalah sektoral unggulan sesuai dengan KBLI yang sudah di tentukan,”jelasnya.

Sunandar juga menambahkan hari ini teman-teman Buruh ngeluruk di Kantor Gubernur ini yang jelas,”upah sektoral untuk tahun 2016 harus segera di tetapkan, dan kita juga meminta Perda Perlindungan Ketenaga Kerjaan yang dimana di dalamnya untuk mengantisipasi Tenaga Asing khususnya. Kemudian prodak-prodak Asing yang ada di Jawa Timur ini juga berpengaruh pada kondisi perusahaan, Dan itu sesuai janji Pakde Karwo. Dan kita berharap Perda Perlindungan Ketenaga Kerjaan jangan sampai di olor-olor lagi, karena Mia sudah di buka Desember tahun 2015 ini. Kalau Perda ini tidak segera di tetapkan kita khawatir ada beberapa persoalan bagaimana kita beri Perlindungan di Wilayah kita ini,”imbuhnya.

Jasuli juga Ketua KBSI Jatim di dampingi Kadisnaker Provinsi Jawa Timur meminta kepada ribuan buruh tetap semangat memperjuangkan nasib buruh sampai titik akhir 2015 ini, pada hari ini Rabu Tanggal 30-Desember-2015 kita semua berkumpul bisa berkomonikasi dan diskusi dengan Pemerintah Jawa Timur, tak lain mendiskusikan tuntutan kita,”kaitannya dengan Upah minimum Sektorial terhadap Lima Daerah, semoga ini menjadi kado istimewa di tahun 2015 ini,”ucapnya.

Drs Sukardo Msi Kadisnaker Provinsi Jatim yang di tugaskan oleh Gubernur Jawa Timur Sukarwo untuk mewakili Gubernur yang sedang pertemuan untuk menyampaikan di depan Ribuan Buruh, terimakasih kedatangannya Ring 1 ini, kita disini di Kantor Gubernur, dan insa allah di tahun 2016 lebih baik lagi nasibnya buruh ini,”karena wajah dari kawan-kawan buruh ini kelihatan seger-seger semua dan juga wanitanya cantik-cantik dan manis-manis sambil ketawa Kadisnaker Provinsi Jatim ini, Pakde Karwo dan Gus Ipul menitip salam buat teman-teman buruh,”prinsipnya Lima Wilayah ini Pakde Karwo sudah menyetujui permintaan teman-teman buruh dan sudah di bahas ketiga kalinya oleh Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Timur, prosesnya hari ini dan konsepnya sudah di Pak Gubernur tanggal 1 Januari 2016 sudah dapat di berlakukan seneng kan kawan-kawan buruh,”jelas Kadisnaker Provinsi Jatim Drs Sukardo Msi 30-Desember-2015.

Disnaker menambahkan meminta kepada seluruh buruh Jawa Timur untuk mengawal Perda Perlindungan Ketenaga Kerjaan ini, pihaknya sudah membahas kebiro Hukum dan di lanjukan ke DPRD Jawa Timur, Perda itu,”semestinya sudah di tetapkan tahun 2015, karena tahun 2015 tinggal satu hari, jadi prinsipnya terkait Perda Perlindungan Ketenaga Kerjaan di lanjutkan ke Komisi yang di Bidanginya, karena Perda bukan kewenangannya Disnaker, tetapi kewenangannya DPRD Jawa Timur dan kita hanya kawal sama-sama kawan buruh,”pintanya ke ribuan buruh.

Setelah Disnaker Jatim selesai menyampaikan ke ribuan Buruh lalu buruh bakar kembang api yang sudah di sediakan dari tempat masing-masing. Setelah itu buruh seneng mendengar hasil yang memuaskan, lalu ribuan buruh meninggalkan Gedung Kantor Gubernur dengan seneng dan berjoget bersama. (Js/bi)

Facebook Comments