BPBD Gresik Mengadakan Pelatihan Antisipasi Bencana Banjir

0
428

GRESIK BRATA POS. Menyambut datangnya musim hujan yang di prediksi BMKG pertengahan Bulan November ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik mengadakan pelatihan kepada seluruh Kepala Desa dan perangkat desa dan perwakilan warga masyarakat dan ketua karang taruna yang ada di Kecamatan Cerme dan juga di hadiri langsung Kapolsek dan Koramil yang di laksanakan di pendopo Kecamatan Cerme Selasa Tanggal 04/11/2015.
Dalam sambutanya Camat Cerme Suropati,”menyampaikan terimaksih kepada BPBD tentang mengadakan pelatihan mitigasi bencana ini, karena selama saya menjabat di kecamatan cerme baru kali ini yang di adakan oleh BPBD di kecamatan cerme,”katanya.
Suropati menambahkan,”saya berharap dengan di adakanya pelatihan ini paling tidak untuk mengatasi banjir mudah-mudahan tidak ada korban lagi yang terjadi seperti tahun kemarin,”harapanya.
Dengan adanya sosialisasi kegiatan pelatihan bencana banjir saya merasa senang dan juga merasa terbantu sebab yang di undang, adalah desa yang terdampak kebanjiran minimal persiapan antisipasi bencana banjir bisa diatasi,”tentang pembangunan normalisasi kali lamong pemerintah daerah (PEMDA) sudah mengupayakan karena selama ini yang jadi perhatian aliran kali lamong, namun kendalanya pembebasan tanah karena bantaran sungai kali lamong sudah setifikat semua kemudian masyarakat yang punya tanah minta harga tinggi,”keluhnya.
Dr. Abu Hassan Kepala BPBD Gresik menyamaikan,”mengharapkan kali lamong harus di normalisasi karena kalau tidak di normalisasi tidak akan pernah mengatasi banjir, karena Kali Lamong yang selama ini bikin masyarakat gresik Kebanjiran terus,”jelasnya.
Dr. Abu Hassan menambahkan,”harus benar-benar mengatasi banjir dan harus menelisir tentang kali lamong ini, kalau Kali Lamong Seperti ini terus sampai kapanpun Masyarakat Gresik terus kebanjiran,”katanya.

Jadi pelatihan mitigasi bencana yang kita sampaikan dan kita lakukan di daerah-daerah terdampak bencana banjir dalam rangka peningkatan kapasitas masyarakat khususnya di kecamatan cerme untuk menyambut datannya musim hujan, paling tidak ini sudah persiapan bagaimana ada pembersihan lingkungan dan juga penanganan dan upaya tindak lanjuti dari pada kegiatan-kegiatan yang bersentuhan dengan kebencanaan.
Untuk Kali Lamong sendiri sebagaimana kemarin yang sudah disampaikan Wakil Gubernur Saifullah Yusup waktu kunjunganya ke kecamatan cerme mengatakan,”kegiatan untuk normalisasi kali lamong akan di handel langsung propensi karena ini melibatkan beberapa kebupaten yang ada di jawa timur (jatim),”jelasnya.
Untuk kami hanya meningkatkan kapasitas saja kepada masyarakat,”kita didik seperti fisik pembangunan karena yang paling terdampak banjir dari bengawan solo kabupaten gresik yang paling terparah khususnya di kecamatan cerme,”kata Abu Hassan selaku ketua BPBD. (Jml/mhdi)

Facebook Comments