SUMUR MAUT DI DALAM AREA MAKAM

0
339

SURABAYA-BRATA POS. Tragedi sumur yang ada di makam islam dukuh sambisari Kelurahan Lontar Kecamatan Sambikerep Surabaya, Sumur tersebut di buat oleh warga dukuh sambisari, agar warga yang habis menggalih makam bisa cuci tangan dan kaki. dengan kepentingan bersama muncullah ideh membuat sumur di lokasi makam.

Dalam bulan terakhir sumur tersebut terlihat. Kotor dan bau, warga curiga ada orang yang dengan sengajah membuang sampah dan kotoran manusia di dalam sumur. Dengan sepakat warga mengadakan pengintaian,hasil pengintaian terlihat setelah empat hari kemudian tepatnya hari rabu 02/12/15 jam 05.00 pagi, ada seorang perepuan penghuni panti peduli kasih dengan sengajah mengabil ranting pohon yang ada di sekitar makam dan di masukan dalam sumur dan saat itu pula warga yang mengintai melakukan penangkapan. Setelah di tangkap dan langsung di laporkan kepimpinan panti peduli kasih. Kebetulan kantor panti peduli kasih tidak jauh dari lokasih makam.

Dari situlah terjadi kesepakatan antara pimpinan panti peduli kasih dan warga dukuh sambisari.warga tidak menuntut akan tetapi warga dukuh sambisari memintah pihak panti peduli kasih untuk mebersikan kotoran yang ada di dalam sumur makam, akan ┬átetapi jangan melibatkan warga dukuh sambisari,” kata salah satu warga yang tidak mau di sebut namanya.

Dari kesalahan yang di buat, pimpinan panti peduli kasih wajib bertanggung jawab dan langsung memerintahkan Sunari (55) asal lamongan dan Kacong (48) asal madiun untuk membersikan sumur tersebut.

Ditengah membersihkan sumur (11.00. siang) terdengar jeritan minta tolong dari dalam sumur, ternyatah Sunari yang turun dulu untuk membersikan sumur. Mendengar jeritan minta tolong, kacong yang ada di atas langsung turun masuk kedalam sumur untuk menolong Sunari (55), dengan alat seadanya Kacong (48) dan di bantu warga untuk menolong rekannya, akan tetapi setelah Kacong mengikatkan tali tampar di badan Sunari Kacong terpeleset dan jatuh.

Dengan terangkatnya Sunari langsung di larikan ke rumah sakit terdekat untuk di lakukan pertolongan akan tetapi di tengah perjalanan Sunari meninggal dunia. Sementara itu Kacong yang ada di dalam sumur juga meninggal.

Dengan di bantu petugas kepolisian polsek lakarsantri dan juga warga untuk mengevakuasi jenazah Kacong. Dalam kurun waktu kurang lebih 2 jam jenazah dapat di angkat dari dalam sumur. Dugaan sementara kematian Sunari, 55, dan Kacong, 48, mehirup gas beracun dari dalam sumur,kedua jenazah dilarikan ke rumah sakit RS Dr Soetomo untuk di lakukan outopsi.

Menurut kapolsek Lakarsantri Kompol Slamet Sugiarto mengatakan, kedua korban diduga tidak sadarkan diri karena menghirup gas berbahaya dari dalam sumur,dan ┬áMereka dipekerjakan oleh Panti Peduli Kasih untuk membersihkan sumur, “katanya kepada kami (Brata pos) (Bnd).

Facebook Comments